Berpetualang Menjelajah Pantai Selatan Jawa Barat

Tanggal 01-03 September 2013 saya berniat ngebolang berdua sama temen anak pecinta alam. Ngebolang kali ini dengan acara camp & sengsara karena nekat liburan meski duit tidak memadai. Berangkat jam 08:00, sepanjang perjalanan Pandeglang – Rangkasbitung – Lebak dengan mengendarai motor terasa santai karena sering menepi melihat pemandangan pepohonan yang asri sambil ngopi.

Sesampai di Lebak menuju Bayah yang banyak dikelilingi pantai disepanjang jalan, kita berdua juga tak jarang menepi merasakan hembusan angin sepoy-sepoy juga sambil makan siang di warung terdekat. Makan diprasmanan ambil nasi satu piring penuh ama lauk secukupnya lalu dimakan sepiring berdua biar hemat karena ngerasa ga punya banyak duit. Alhasil kita makan sepiring berdua tapi porsi jumbo hanya 8000 rupiah saja.

Retakan Karang Pantai CiharaPantai Cihara LebakBersandarOmbak Menerpa Karang

Sehabis makan kita berdua lanjutin perjalanan menuju ke Sawarna. Mulai dari Pulo Manuk santai-santai sebentar, langsung lanjut ke Tanjung Layar. Beres bernarsis ria, kita berdua langsung cari tempat buat gelar tiker. Tempat yang paling sepi itu cuma di Lagoon Pari.

Stay CoolSemangatLoncatSebelum Mendaki

Sesampainya di Lagoon Pari maghrib, Saya baru sadar klo di Lagoon Pari tidak ada lampu, pencahayaan, listrik, juga penduduk setempat. Jadi kita berdua gelap-gelapan bingung campur agak sedikit takut. Sangat menantang nyali di pesisir pantai selatan yang ombaknya gede juga terkenal mistiknya.

Sunrise Lagoon Pari

Banyak hal-hal aneh yang kita berdua temui ketika bermalam disana, tapi ga usah diceritain lah, ntar pada takut lagi. Bangun shubuh langsung sholat trus duduk santai memandangi Sunrise yang indah di Lagoon Pari. Jam 7 sudah ada penduduk setempat yang dating di pantai entah itu menjala, menombak, bahkan nelayan.

IstirahatPanjat TerusBersandar

Perjalanan dilanjutkan ke Karang Taraje, karang besar yang indah seolah-olah membentuk sebuah bangunan kerajaan namun sudah runtuh. Mungkin bisa jadi ini bekas peninggalan kerajaan jaman dulu. Ombak yang menghantam karang itu semakin besar dan kencang, sehingga kita langsung bergegas kembali ke pantai lainnya.

Kita berdua mengunjungi Pantai Tanjung Layar, namun kita hendak berjalan terus mengunjungi Bekas Tapak Kaki Kabayan. Kita berdua menjumpai 2 wisatawan asing dari Brazil dan Argentina, dan ketika itupun juga temen saya langsung menawarkan diri menjadi Travel Guide. Akhirnya 2 wisatawan tersebut mau dan ingin diantarkan ke Pantai Ujung Genteng.

Turis dari Brazil & Argentina

Langsung cabut ke perjalanan menuju Pelabuhan Ratu dengan muka berseri-seri karena mendapatkan duit yang lumayan buat makan dan ngerokok. Sepanjang perjalanan kita berhenti sejenak melihat beberapa pemandangan pantai-pantai selatan seperti citepus, karang hawu dan lain-lain.

View Pelabuhan Ratu

Perjalanan menuju Ujung Genteng dari Pelabuhan Ratu lewat jalur surade memakan waktu kisaran 3 jam. Lumayan jauh tapi sebanding dengan ongkosnya dan juga pantainya yang indah. Dari situ kita berpisah dan memutuskan untuk pulang, saya memilih jalur lewat Cibadak menuju Bogor dan keluar di Tangerang.

Perjalanan pulang pun terhambat karena kebanyakan berhenti cuci mata melihat wanita sukabumi yang bening-bening. Karena gak bisa tahan nafsu, akhirnya saya memutuskan untuk mampir dulu di Puncak Bogor kisaran jam 10 malem untuk istirahat.

Perjalanan dilanjutkan kembali kisaran jam 12 malem menuju Tangerang, sesampai di Tigaraksa saya istirahat dan tidur di Pom Bensin. Baru 2 jam tidur, jam 5 pagi saya langsung cabut lagi menuju Serang untuk pulang. Sesampai di Rumah, saya langsung memutuskan untuk istirahat dan tidur. Bener-bener sangat melelahkan, tapi perjalanan menelusuri Pantai Selatan in cukup mengesankan meski saya tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Garut bahkan ke Pangandaran Ciamis. Mungkin lain waktu akan kutaklukkan perjalanan menuju ke Pangandaran. Tunggu perjalanan berikutnya…

13 Comments

  1. Berpetualang MenjelaReply

    […] Berpetualang Menjelajah Pantai Selatan Jawa Barat  […]

  2. munir ardiReply

    wah asyik nih perjalanannya mas apalagi bisa jadi guide dadakan

    • Nurul ImamReply

      Iya mas, cuma lumayan capek muter2 3 hari keliling pantai

  3. IndraReply

    wuiih asyik banget tuh karang dan pantainya, jadi mupeng nih…lain kali ajak ajak ya mas..he..he..

    • Nurul ImamReply

      Boleh… Kapan nih klo perlu ama komunitas blogger mas biar seru :D

  4. nuelReply

    Tempatnya terkesan mistis…

    • Nurul ImamReply

      Lumayanlah hehehe…

  5. tomiReply

    weeeiitss.. mantabbb mas.. jadi pengen ke sanaaa…

    • Nurul ImamReply

      Hayu ditunggu kedatangannya :D

  6. RirinReply

    asyik nich jalan-jalan terus mas nurul. apa nggak capek mas? hehe :) bisa poto bareng bule juga dan sekalian jadi guide hehehe :D sipp dech mas :D

    • Nurul ImamReply

      Lumayan sih cape, tapi terasa capeknya sewaktu pulang, klo sewaktu liburannya ga berasa capek hehehe

  7. hibar buanaReply

    alhamdulillah. kalau boleh tahu. itu yang di pantai kalau nggak salah Pulau Manuk ya. Sawarna kan.

    • Nurul ImamReply

      Iya mas, ada banyak pantai di sawarna :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>