Pria Bukan Perokok Tidak Meski Pria Baik Baik

Pernyataan yang sering terlontarkan kebanyakan orang bahwasanya Pria Perokok itu NORMAL, dan klo Wanita Perokok itu NAKAL. Benarkah itu … ? Lalu bagaimanakah Jika seorang Pria & Wanita yang bukan Perokok … ? Akankah mereka harus kita akui klo mereka adalah Orang – Orang yang Baik ? Oke, saya cuma sharing aja nih pengalaman hidup saya tentang Pria & Wanita Perokok Maupun Bukan Perokok.

Hukum Merokok Dalam Agama ISLAM

Hukum agama Islam menegaskan klo Rokok itu Makruh. Rokok Bisa Haram jika membawa kita kedalam keburukan {Seperti menimbulkan Be Te alias “Birahi Tinggi” Dan melakukan tindakan yang hina} Jika kita terkena Efeknya {Makan Nasi Putih Juga Bisa Haram klo kita makan sampe Mabuk Keras}. Tapi Rokok bisa menjadi Wajib Hukumnya jika kita banyak mengambil manfaatnya. Guru Besar saya pernah bilang klo bagi beliau Rokok itu Wajib {Wajib itu bukan Fardhu}, karena beliau tidak bisa mengajarkan pelajaran saat di malam hari jika tidak menghisap Rokok. Di karenakan mata beliau tidak kuat melihat tulisan kitab saat malam hari & tubuh beliau tidak kuat duduk berlama-lama jika tidak merokok. Saya ambil contoh gini, Misalkan kita klo tidak merokok, Maka dampaknya kita tidak kuat melakukan Sholat Fardhu, Mengaji , Dan Lainnya. Bahkan Daging Babi pun menjadi Wajib di makan jika kita klo tidak makan babi kita akan mati {Tidak kuat bertahan hidup}.

Jadi Kesimpulannya, Jika banyak para Ulama bertentangan menyatakan hukum rokok {Ada yang bilang Haram, Makruh, dan Wajib} itu semua di benarkan. Kita sebagai penganut Ahlus – sunnah Wal Jama’ah berpegang 4 yakni Al-qur’an, Hadist, Ijma’, Dan Qiyas.

Pria Perokok, Bukan Pria Baik – Baikkah ?

Tidak seharusnya kita memvonis Pria Perokok adalah Pria yang kurang baik. Karena banyak Ulama yang merokok demi kelangsungan menegakkan Agama Islam. Banyak Manfaat yang sebenernya kita ambil dari Merokok meski dalam kesehatan Merokok itu sama sekali tidak ada manfaatnya. Saya jadi teringat tentang teman saya yang bukan perokok. Dia sama sekali tidak suka dengan yang namanya Rokok, Tapi dia itu sukanya Ganja, Heroin, Morfin, Dia juga ga suka minum-minuman beralkohol. Tapi sekarang dia sudah berhenti total. Wah, lucu yah … ? Bukan Pecandu Rokok + Minum-Minuman Keras {Di kiranya orang bener} Tapi malah jadi Pecandu Narkoba.

Selagi kita bisa berintropeksi diri, janganlah kita berusaha mengorek-orek kesalahan / kejahatan orang lain. Namun kita harus mengoreksi kesalahan kita sendiri baik sekarang maupun masa lalu. Janganlah kita terus-terusan mengungkit-ungkit kejelekan seseorang pada masa lalunya, namun lihatlah apa yang sedang ia kerjakan dalam masa sekarang. Jadikan buruknya masa lalu kita dan semua orang sebagai Penyesalan dan Pelajaran bagi kita semua.

Created By :        Date : 13 - July - 2011

Jasa Pembuatan Website

24 Comments

  1. EntriBaruReply

    wah, setuju t mas,
    kalo wanita perokok tu nakal biasanya (remaja), tapi nggak untuk nenek-nenek yg perokok. :)
    btw,, pernah mondok ya mas? luas pengetahuan agamanya.

  2. yadiReply

    untung daku gak merokok,tapi daku pria baik-baik yah,,,salam love,peace and gaul.

  3. adhaniReply

    hikmah penting dari artikel di atas,, “jangan pernah melihat masalah dari satu sisi saja” ya
    ibarat kubus punya 6 sisi yang bisa dilihat dari mana saja. hehehe

    BTW, alhamdullillah saya bukan perokok, walaupun hidup di tengah2 perokok. tergantung lagi dengan pribadi masing-masing..
    dan disaat itulah hidup tenggang rasa kita antara non dan perokok harus dijalnkan CMIIW

  4. alkatroReply

    ane ga doyan rokok tapi jarang mandi wkwkwk
    Setujulah , dont judge a book by its cover :D

  5. RullyReply

    jangan liat dari cover.. itu aja :D.. cewe ato cowo tapi jangan liat dari cover

  6. FIKRI SHAREReply

    setuju banget, seperti kata mas Dhani “jangan pernah melihat masalah dari satu sisi saja” kita pun harus dapat melihat segalanya dari segala sisi. meski MUI n Muhammadiyah telah mengeluarkan fatwa haram bagi perokok, dan di arab rokok adalah haram namun kembali lagi bahwasanya rokok hukumnya makruh n di arab bisa haram juga karena mereka cuacanya panas. satu lagi kadang orang bilang laki g ngerokok itu banci, namun bagi saya lelaki tidak merokok adalah karena untuk kesaehatan mereka saya seorang perokok.

  7. Nurul ImamReply

    && EntriBaru : Disini banyak lho ibu 2 yang suka ngerkok apalagi cewe2 mudanya. hehehhe Pernah sih mondok sebentar cuma saya masih awam dalam masalah agama

  8. Nurul ImamReply

    && yadi : ya deh Pria baik baik…. hehhehe

  9. Nurul ImamReply

    && adhani : Wah, ini nih komentar terbaik. hehehhe Tapi kebanyakan orang itu melihat hanya dari satu sisi saja. jadi asalkan kita jangan mengikuti kebiasaan buruk orang orang tersebut. ckckkcck

  10. Nurul ImamReply

    && alkatro : Dari dulu bilangnya jarang mandi aja nih … eMbe …. hehhehe

  11. Nurul ImamReply

    && Rully : Kesurupan Majalah ya ? Ko nyinggung2 Cover sih … hehehhe

  12. Nurul ImamReply

    && FIKRI SHARE : Ya memang begitu keadaannya. Ga meski cowo ga ngerokok itu banci lho, lha klo cewe ga ngeroko banci ga yah ? wkwkkwkwk

  13. AmelaReply

    Kita memang tidak bisa menjudge seseorang dari tampilan luarnya..
    Saya tidak membenci orang yang merokok
    yang saya benci itu rokoknya..

  14. rismakaReply

    Saya lebih meyakini kalau merokok itu hukumny haram mas. (walau sampai sekarang saya masih merokok)

    Tapi kembali lagi ke keyakinan masing-masing serta dalil yang dijadikan landasan :)

  15. yang penting shareReply

    saya tidak merokok tapi yg menilai baik atau tidaknya kan orang lain ehehehe

  16. alkatroReply

    ane terharu ternyata, dikau masih ingat kalimat abadiku wkwkwkwk
    yang pasti rokok ikut menyumbang devisa negara.. kabuurr

  17. jaka @psdesain.netReply

    Saya amat sangat setuju!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Tapi sebagai penghindar, saya sendiri menjauhi yang namanya rokok sebelum menjadi kebutuhan. Memang sih beberapa orang “gag tahan” kalo gag terkena rokok. karena memang itu telah menjadi kebutuhan.

  18. Nurul ImamReply

    && Amela : Lha kenapa bisa benci gitu ama Rokok ?

  19. Nurul ImamReply

    && rismaka : Bisa yakin klo Rokok itu hanya Haram hukumnya kenapa ? Tolong di jelaskan agar saya tahu…

  20. Nurul ImamReply

    && yang penting share : Memang orang lain yang menilai kita, namun jangan pernah menilai orang dulu tapi nilailah diri kita sendiri

  21. Nurul ImamReply

    && alkatro : Tentu donk sob saya masih mengingatnya. Lha ntu mbak devisa di bawa2 toh… hhehehhe

  22. Nurul ImamReply

    && jaka @psdesain.net : Termasuk saya sendiri {Gak Tahan klo ga ada Rokok}

  23. iskandariaReply

    Kalau sudah ketergantungan kayak para ulama itu, ya jelas bisa jadi ‘wajib’ dong merokoknya. Tapi gimana kalau belum ketergantungan? Tentu nggak kan?

    Jadi menurut saya logikanya agak aneh. Andai para ulama itu tidak membiasakan merokok atau tidak tergoda oleh rokok, tentunya mereka tidak perlu merokok jika hanya agar bisa melek. Cukup digantikan dengan kopi :)

    Itulah efek candu dan nikotin pada rokok. Pengaruhnya ke syaraf. Jadi, jika dikatakan merokok itu banyak manfaatnya, itu pasti hanya berlaku bagi mereka yang memang sudah kecanduan.

    Sama halnya dengan pekerja kantor yang merasa wajib merokok agar kerjanya bisa selesai. Oya, masalah pria itu baik atau tidak, tentunya tidak hanya dinilai dari apakah dia merokok atau tidak.

    Yang paling penting yang harus dilakukan oleh seorang perokok yaitu menghargai lingkungan/orang di sekitarnya yang tidak merokok. Jangan sampai kita menzhalimi orang lain saja deh (dengan asap rokok kita). Soalnya perokok pasif konon lebih berbahaya daripada perokok aktif.

    Jadi jika itu memang benar, alangkah zhalimnya kita yang merokok (karena menularkan penyakit pada mereka yang tidak merokok).

    Tapi apa pun yang bisa merugikan orang lain, tentu saja kurang baik (bukan cuma asap rokok).

  24. FIKRI SHAREReply

    wkwkwk iya juga y… itu juga ngutip omongan temen..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>