Pertandingan Emosional Genta Buana FC Melawan Putra Zidan

Sedih banget karena Genta Buana FC tidak bisa memenangkan pertandingan sore tadi. Pertandingan antara Genta Buana melawan Putra Zidan sore tadi berlangsung sangat emosional, Berbondong bondong supporter kedua keseblasan mengerumuni lapangan pertandingan yang di perkirakan mencapai 25.000 orang.

Di awal babak pertama, Tim Putra Zidan langsung berinisiatif mengambil sebuah tindakan menyerang Dan alhasil di menit ke 6, Tim Putra Zidan di beri hadiah Penalty karena Pemain Belakang Genta Buana menyentuh si kulit bundar di area kotak penalty. Tendangan penalty berhasil di eksekusi dengan baik oleh Pemain Depan Putra Zidan bernomor punggung 5 yang berasal dari Afrika selatan. Penjaga Gawang Genta Buana terkecoh dan terjadilah Gol Pertama Untuk Putra Zidan.

Tidak lama kemudian setelah terjadinya Gol, Terjadilah perseteruan dan perkelahian kecil antar pemain yang bermula dari tergeletaknya pemain belakang Genta Buana karena dihantam tanpa adanya bola dengan Pemain Depan Nomor Punggung 5 dari Putra Zidan.Pemain senior Genta Buana {Imam Riyadi cs} langsung mendekati Pemain bernomor punggung 5 dari Putra Zidan dan menghantamnya sehingga Pemain tersebut tersungkur keras. Pertandingan di berhentikan sementara ketika terjadi perkelahian kecil itu. Kedua tim mulai berdamai ketika para Aparat Kepolisian berhasil mengamankan kedua pemain.

Pertandingan berjalan kembali dengan mengeluarkan / menggantikan Samlawi pemain profokator {Tim Putra Zidan} dengan pemain lainnya. Putra Zidan sudah unggul 1 angka daningin mempertahankan keunggulannya hingga menit akhir. Permainan setengah lapangan punterjadi. Permainan 89 % Di dominasi oleh tim Genta Buana FC. Supporter Genta Mania pun bergemuruh kembali ketika mendapati kecurangan wasit yang tidak memberikan hadiah Penalty ketika pemain belakang Putra Zidan melakukan hal yang sama seperti layaknya Pemain Belakang Genta Buana FC yaitu Hands Ball. Para Genta Mania pun menyoraki wasit dengan nyanyian ” Wasitnya Bego, Wasitnya Bodoh, Waaaaasitnya Tolol !!! “ dan di iringi dengan music kebangsaannya yang di mainkan oleh Epi Dosol lewat Drums kesayangannya.

Pada babak kedua, Permainan Genta Buana pun bertambah ganas ketika mendapati banyak peluang yang salah satunya peluang emas Peter yang menghantam bola namun masih dapat diselamatkan oleh penjaga gawang Putra Zidan {Gendon cs}. Peluang emas lainnya terciptadari sundulannya Peter yang membentur Tiang. Di Menit menit akhir Genta Buana mendapatkan peluang emas lewat tendangan tendangan Imam Riyadi namun sayang, tendangannya masih lemah {Alesan si imamnya sih waktu di kotak penalty, Dia merasakanmatanya tidak bisa melihat dengan tenang karena terasa Gelap} dan di susul dengan tendangan keras yang lagi lagi membentur tiang gawang. Apes bangettttt hingga menit akhir pertandingan, Genta Buana FC tidak dapat menyamakan kedudukan apalagi membalikkan keadaan. Alhasil pertandingan di menangkan Putra Zidan dengan skor 1 – 0.

Setelah pertandingan berakhir, tetangga kampung yang kemarin kalah bermain dengan Genta Buana membuat ulah dengan mengompor-ngomporin supporter Genta Buana dan terjadilah penyerbuan supporter Genta Buana ke daerah tetangga. Namun, Polisi langsung sigap bertindak dan menodong dengan Pistol satu-persatu para Genta Mania yang menyerbu. Aksi anarkis Genta Mania pun berakhir karena takut di tembak pak polisi hehehhe.

Pesan dari saya buat Genta Buana & Genta Mania

Jangan terus-terusan mengeluh dan kecewa atas ketidakberhasilannya Genta Buana FC menjadi Juara Bertahan Piala Gubernur Banten. Tunggulah Piala Gubernur Mendatang !

Aing Teu Bakalan Rusuh Mun Wasitna Teu Goblok “Lain kitu tah slogan Persib = Genta Buana” Di tambah Aje Wedi Ora Mundur “Iya Ora ?”

Created By :        Date : 22 - June - 2011

Jasa Pembuatan Website

3 Comments

  1. iamReply

    Iya sob, bener. Kalah menang mah biasa. Yang penting kekalahan itu jadikan cambuk yang sangat sakit untuk bisa menjadi lebih baik lagi #ceileh XD

  2. pradiszwardhanaReply

    Hehe.. saya ga biasa nonton sepak bola indonesia, wkwkkwk #gayanya :D hehe..

  3. AsopReply

    Duh, suka rusuh memang menandakan mental yang miskin dan ekonomi yang miskin pula… :(

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>